Skip to main content

Sambut Edisi Agustus, UKM PJM Akselerasi Penerbitan Majalah 'Kala' dan Program Podcast


PASURUAN – UNUBA Anggota Unit Kegiatan Mahasiswa PODCAST & JURNALISTIK MAHASISWA (UKM PJM) berkumpul di Pustaka Cemerlang pada Jumat (10/7/2026) pukul 15.00 WIB untuk mematangkan dua proyek besar sekaligus. 

Pertemuan di sini membahas penerbitan majalah Kala perdana edisi Agustus mendatang serta peluncuran program podcast perdana mereka. Agenda rapat ini diarahkan langsung oleh Pembimbing UKM PJM, Pak Baha. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya efisiensi kerja dan fokus pada sistem operasional agar target rilis tidak tertunda.

“Yang penting sudah ada konsep, dan sistem terutama. Setelah itu langsung pelaksanaannya, jangan terlalu lama dalam perencanaannya,” tegas Pak Baha di hadapan para anggota.

Merespons arahan tersebut, Ketua UKM PJM, Nisa, menyatakan kesiapan seluruh jajaran pengurus dan anggota untuk bergerak cepat. Ia memastikan bahwa perusahaan akan segera membagi fokus kerja demi menyukseskan kedua program kerja tersebut secara paralel.

“Kami siap mengeksekusi semuanya sesuai dengan Arah. Baik untuk tim redaksi majalah maupun tim produksi podcast,” ujar Nisa.

Harapan sederhana saat ini dari Nisa sebagai ketua UKM PJM adalah ingin membuat pondasi yang kokoh terlebih dahulu untuk penerus UKM PJM selanjutnya terutama dalam hal dapur redaksi serta manajemen podcast, dan yang paling dekat dan terjangkau untuk memulai pembangunan pondasi baru, yaitu dengan program yang akan diterbitkan majalah kala dan podcast perdana di bulan Agustus mendatang. 

Comments

top tier

IAI NU Bangil Gelar KKN, 150 Mahasiswa Siap Mengabdi di Desa

Foto: Civitas kampus dan Mahasiswa KKN yang akan diberangkatkan. Bangil, 25 Februari 2025– IAINU Bangil kembali melaksanakan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Acara pembukaan KKN yang dihadiri oleh 150 mahasiswa ini dilaksanakan pada Selasa, 25 Februari 2025, di halaman kantor PC NU Bangil dan dibuka oleh Bu Yumna, salah satu civitas kampus. Acara yang dimulai pada pukul 09.00 WIB ini menyampaikan bahwa para mahasiswa akan dibagi ke dalam enam kelompok untuk melaksanakan KKN di beberapa desa yang telah ditentukan. Bu Yumna yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor III IAINU Bangil mengatakan, “Mahasiswa dibagi menjadi 6 kelompok, dengan setiap terdiri kelompok dari sekitar 17 hingga 20 mahasiswa. Harapannya, dengan pembagian kelompok ini, mereka dapat bersinergi dan mengembangkan kemampuan mereka di desa-desa yang menjadi lokasi pengabdian.” Kelompok-kelompok tersebut akan melaksanakan KKN di sejumlah desa, yaitu Pulokerto, Selotambak, dan ...

Jejak Kebersamaan KKN Kelompok 5 Desa Sebandung

Tim PJM yang telah menerima informasi tentang penutupan masa pengabdian KKN di Sebandung, segera mengirimkan satu tim untuk bergabung dengan kegiatan tersebut. Jaya, selaku peserta KKN, telah menghubungi kami jauh-jauh hari lewat pesan WhatsApp, "Senin besok, KKN di Sebandung akan melakukan penutupan. Monggo kalau pihak PJM berkenan bergabung untuk meliput dan mengirim beberapa anak yang ingin belajar membuat berita, bisa berangkat bareng sama IBANA yang akan mengisi pra-acara di kegiatan kami." Pada pukul 14.00, tim kami berangkat bersama IBANA dari base camp PMII KOMPANA. PJM mengirimkan 4 utusan, sementara IBANA berjumlah 6 orang. Perjalanan yang memakan waktu hampir setengah jam tidak mengurangi semangat kami untuk menghadiri pengajian umum dan gebyar Ramadhan yang sudah dinanti-nanti. Sesampainya di Sebandung, kami langsung disambut oleh Jaya, yang menjadi sie acara di acara tersebut. Kami diarahkan ke ruangan tempat mereka menginap untuk mempersiapkan diri. Balai Desa y...

MENGGALI POTENSI DESA DAYUREJO: DARI KOPI EXCELSA, SINERGI PEMUDA, HINGGA REVITALISASI BUDAYA

Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sebuah desa sering kali menjadi katalisator bagi pengembangan potensi lokal. Hal ini tercermin dari kiprah KKN Kelompok 5 di Desa Dayurejo. Nabil, selaku Koordinator Desa (Kordes), memaparkan bahwa program unggulan mereka berpusat pada pemanfaatan lahan serta pemberdayaan petani kopi di wilayah tersebut. Mengangkat Pamor Kopi Excelsa ke permukaan Fokus utama pengabdian KKN Kelompok 5 adalah mendongkrak potensi kopi lokal, khususnya jenis Excelsa yang kini tengah naik daun dan tumbuh subur di dataran Lereng Gunung Arjuna dan Gunung Ringgit. Mahasiswa KKN mengambil peran strategis sebagai fasilitator yang menjembatani petani desa dengan para penggiat kopi dan pemilik kafe di Malang. Melalui sinergi ini, petani dapat menjual green bean langsung ke pelaku usaha kopi yang nantinya akan menyangrai (memanggang) biji tersebut sesuai standar masing-masing. Di Dayurejo, perputaran ekonomi kopi digerakkan oleh tiga tengkulak utama yang memiliki ciri...