Skip to main content

ERATKAN SILATURAHMI: REKTOR DAN MAHASISWA UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BANGIL BERKOLABORASI MENEBAR KEBAIKAN DIBULAN SUCI ROMADHON

 







PASURUAN - Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Bangil Ibu HJ. Minhah Makhzuniyah M.Pd ikut andil dalam pembagian takjil 500 paket takjil yang adakan oleh Organisasi Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Bangil, takjil ini diumumkan di tiga titik utama yaitu, depan kampus utama 2 UNUBA, Kecamatan Beji dusun dandang, Rembang Tamanan Oro-oro Ombo Wetan, Selasa (10/03/2026) sore. 

Ibu HJ. Minhah selaku Rektor UNUBA mengikuti pembagian takjil di titik kampus depan gerbang utama dan tentunya untuk mendukung apa yang diadakan oleh organisasi mahasiswa yang mengkoordinir karena memperkenalkan Universitas Nahdlatul Ulama Bangil yang baru beralih status, saat ini juga adalah masa masa penerimaan mahasiswa baru, maka dari itu Ibu Minhah sebagai rektor ikut serta dalam pembagian takjil ini. 

“Saya sendiri sebagai rektor langsung terlibat, karena saya ingin langsung mendukung penuh terhadap kegiatan organisasi mahasiswa mulai dari sekarang, ormawa kali ini kepengurusannya baru dan saya baru diangkat menjadi rektor, jadi kita sama beriringan saling mendukung kegiatan ormawa maupun kegiatan dikampus” 

ujar Ibu HJ. Minhah disela sela pembagian takjil. 

Menurutnya, keterlibatan pimpinan universitas dalam kegiatan ini bertujuan untuk memberikan teladan kepada mahasiswa tentang pentingnya memiliki kepekaan sosial dan ingin lebih dekat dengan masyarakat. 

Kegiatan yang berlangsung tertib mulai dari menyasar pengemudi ojek online, sopir angkutan umum, hingga warga sekitar kampus. Meski arus lalu lintas sempat padat, kerja sama antara tim memastikan pembagian takjil selesai dalam waktu singkat tanpa mengganggu kelancaran jalan.

Comments

top tier

IAI NU Bangil Gelar KKN, 150 Mahasiswa Siap Mengabdi di Desa

Foto: Civitas kampus dan Mahasiswa KKN yang akan diberangkatkan. Bangil, 25 Februari 2025– IAINU Bangil kembali melaksanakan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Acara pembukaan KKN yang dihadiri oleh 150 mahasiswa ini dilaksanakan pada Selasa, 25 Februari 2025, di halaman kantor PC NU Bangil dan dibuka oleh Bu Yumna, salah satu civitas kampus. Acara yang dimulai pada pukul 09.00 WIB ini menyampaikan bahwa para mahasiswa akan dibagi ke dalam enam kelompok untuk melaksanakan KKN di beberapa desa yang telah ditentukan. Bu Yumna yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor III IAINU Bangil mengatakan, “Mahasiswa dibagi menjadi 6 kelompok, dengan setiap terdiri kelompok dari sekitar 17 hingga 20 mahasiswa. Harapannya, dengan pembagian kelompok ini, mereka dapat bersinergi dan mengembangkan kemampuan mereka di desa-desa yang menjadi lokasi pengabdian.” Kelompok-kelompok tersebut akan melaksanakan KKN di sejumlah desa, yaitu Pulokerto, Selotambak, dan ...

Jejak Kebersamaan KKN Kelompok 5 Desa Sebandung

Tim PJM yang telah menerima informasi tentang penutupan masa pengabdian KKN di Sebandung, segera mengirimkan satu tim untuk bergabung dengan kegiatan tersebut. Jaya, selaku peserta KKN, telah menghubungi kami jauh-jauh hari lewat pesan WhatsApp, "Senin besok, KKN di Sebandung akan melakukan penutupan. Monggo kalau pihak PJM berkenan bergabung untuk meliput dan mengirim beberapa anak yang ingin belajar membuat berita, bisa berangkat bareng sama IBANA yang akan mengisi pra-acara di kegiatan kami." Pada pukul 14.00, tim kami berangkat bersama IBANA dari base camp PMII KOMPANA. PJM mengirimkan 4 utusan, sementara IBANA berjumlah 6 orang. Perjalanan yang memakan waktu hampir setengah jam tidak mengurangi semangat kami untuk menghadiri pengajian umum dan gebyar Ramadhan yang sudah dinanti-nanti. Sesampainya di Sebandung, kami langsung disambut oleh Jaya, yang menjadi sie acara di acara tersebut. Kami diarahkan ke ruangan tempat mereka menginap untuk mempersiapkan diri. Balai Desa y...

MENGGALI POTENSI DESA DAYUREJO: DARI KOPI EXCELSA, SINERGI PEMUDA, HINGGA REVITALISASI BUDAYA

Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sebuah desa sering kali menjadi katalisator bagi pengembangan potensi lokal. Hal ini tercermin dari kiprah KKN Kelompok 5 di Desa Dayurejo. Nabil, selaku Koordinator Desa (Kordes), memaparkan bahwa program unggulan mereka berpusat pada pemanfaatan lahan serta pemberdayaan petani kopi di wilayah tersebut. Mengangkat Pamor Kopi Excelsa ke permukaan Fokus utama pengabdian KKN Kelompok 5 adalah mendongkrak potensi kopi lokal, khususnya jenis Excelsa yang kini tengah naik daun dan tumbuh subur di dataran Lereng Gunung Arjuna dan Gunung Ringgit. Mahasiswa KKN mengambil peran strategis sebagai fasilitator yang menjembatani petani desa dengan para penggiat kopi dan pemilik kafe di Malang. Melalui sinergi ini, petani dapat menjual green bean langsung ke pelaku usaha kopi yang nantinya akan menyangrai (memanggang) biji tersebut sesuai standar masing-masing. Di Dayurejo, perputaran ekonomi kopi digerakkan oleh tiga tengkulak utama yang memiliki ciri...