Skip to main content

PERSIAPAN MENEBAR KEBAIKAN PADA BULAN BERKAH DENGAN PEMBAGIAN TAKJIL











Bangil, 10 Maret 2026 - Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama' Bangil (UNUBA) mengadakan acara pembagian takjil pada bulan Ramadhan yang penuh berkah ini dengan dikoordinir langsung oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Acara pembagian takjil ini dilaksanakan pada Selasa, 10 Maret 2026 yang dibantu juga oleh beberapa Himpunan Mahasiswa Prodi UNUBA. Pada kesempatan kali ini, ada beberapa titik yg akan dituju untuk dijadikan tempat pembagian takjil. Titik pertama berada didepan jalan raya Kampus 2 UNUBA, titik kedua berada di jalan raya Tamanan - Rembang, dan titik ketiga berada di Dandang- Glanggang - Beji. 

Persiapan kegiatan ini telah dilakukan secara matang jauh sebelum memasuki bulan Ramadhan. Koordinasi yang solid antara BEM dan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) lainnya memastikan penyaluran bantuan makanan takjil buka puasa ini berjalan dengan konsep yang terencana. 

Wardah dan dua orang Mahasiswi yang ikut andil dalam kegiatan ini mengungkapkan "tujuan utama dari pembagian takjil ini adalah untuk bersedekah supaya ormawa dan juga bem lebih baik kedepannya, dan untuk meramaikan bulan suci Ramadhan ke sesama dengan berbagi kebaikan kepada pengguna jalan." 

Tujuan utama dengan diadakannya pembagian takjil ini adalah agar kita bisa berbagi kebaikan kepada sesama manusia khususnya bagi orang - orang yang menjalankan ibadah puasa. Sasaran kita pada acara pembagian takjil ini adalah warga sekitar dan pengguna jalan seperti pengendara motor, tukang becak, dan anak - anak kecil yang sedang naik sepeda. 

Alhamdulillah, acara pembagian takjil Ramadhan tahun ini berjalan dengan lancar dan sukses. 

Comments

top tier

IAI NU Bangil Gelar KKN, 150 Mahasiswa Siap Mengabdi di Desa

Foto: Civitas kampus dan Mahasiswa KKN yang akan diberangkatkan. Bangil, 25 Februari 2025– IAINU Bangil kembali melaksanakan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Acara pembukaan KKN yang dihadiri oleh 150 mahasiswa ini dilaksanakan pada Selasa, 25 Februari 2025, di halaman kantor PC NU Bangil dan dibuka oleh Bu Yumna, salah satu civitas kampus. Acara yang dimulai pada pukul 09.00 WIB ini menyampaikan bahwa para mahasiswa akan dibagi ke dalam enam kelompok untuk melaksanakan KKN di beberapa desa yang telah ditentukan. Bu Yumna yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor III IAINU Bangil mengatakan, “Mahasiswa dibagi menjadi 6 kelompok, dengan setiap terdiri kelompok dari sekitar 17 hingga 20 mahasiswa. Harapannya, dengan pembagian kelompok ini, mereka dapat bersinergi dan mengembangkan kemampuan mereka di desa-desa yang menjadi lokasi pengabdian.” Kelompok-kelompok tersebut akan melaksanakan KKN di sejumlah desa, yaitu Pulokerto, Selotambak, dan ...

Jejak Kebersamaan KKN Kelompok 5 Desa Sebandung

Tim PJM yang telah menerima informasi tentang penutupan masa pengabdian KKN di Sebandung, segera mengirimkan satu tim untuk bergabung dengan kegiatan tersebut. Jaya, selaku peserta KKN, telah menghubungi kami jauh-jauh hari lewat pesan WhatsApp, "Senin besok, KKN di Sebandung akan melakukan penutupan. Monggo kalau pihak PJM berkenan bergabung untuk meliput dan mengirim beberapa anak yang ingin belajar membuat berita, bisa berangkat bareng sama IBANA yang akan mengisi pra-acara di kegiatan kami." Pada pukul 14.00, tim kami berangkat bersama IBANA dari base camp PMII KOMPANA. PJM mengirimkan 4 utusan, sementara IBANA berjumlah 6 orang. Perjalanan yang memakan waktu hampir setengah jam tidak mengurangi semangat kami untuk menghadiri pengajian umum dan gebyar Ramadhan yang sudah dinanti-nanti. Sesampainya di Sebandung, kami langsung disambut oleh Jaya, yang menjadi sie acara di acara tersebut. Kami diarahkan ke ruangan tempat mereka menginap untuk mempersiapkan diri. Balai Desa y...

MENGGALI POTENSI DESA DAYUREJO: DARI KOPI EXCELSA, SINERGI PEMUDA, HINGGA REVITALISASI BUDAYA

Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sebuah desa sering kali menjadi katalisator bagi pengembangan potensi lokal. Hal ini tercermin dari kiprah KKN Kelompok 5 di Desa Dayurejo. Nabil, selaku Koordinator Desa (Kordes), memaparkan bahwa program unggulan mereka berpusat pada pemanfaatan lahan serta pemberdayaan petani kopi di wilayah tersebut. Mengangkat Pamor Kopi Excelsa ke permukaan Fokus utama pengabdian KKN Kelompok 5 adalah mendongkrak potensi kopi lokal, khususnya jenis Excelsa yang kini tengah naik daun dan tumbuh subur di dataran Lereng Gunung Arjuna dan Gunung Ringgit. Mahasiswa KKN mengambil peran strategis sebagai fasilitator yang menjembatani petani desa dengan para penggiat kopi dan pemilik kafe di Malang. Melalui sinergi ini, petani dapat menjual green bean langsung ke pelaku usaha kopi yang nantinya akan menyangrai (memanggang) biji tersebut sesuai standar masing-masing. Di Dayurejo, perputaran ekonomi kopi digerakkan oleh tiga tengkulak utama yang memiliki ciri...