Skip to main content

Safari Ramadhan: Meningkatkan Tali Silaturahmi & Kepedulian Sosial

Pasuruan, 7 Maret 2025 – Masjid Tiban Miftahussholihin  di Pulokerto, Kraton, Pasuruan, menjadi tempat penyelenggaraan salah satu kegiatan Safari Ramadhan yang digelar oleh PCNU Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan sosial yang dilaksanakan oleh PCNU Kabupaten Pasuruan bekerja sama dengan MWC Kraton. Kegiatan berlangsung setelah Shalat Tarawih pada pukul 20.00 WIB.

Mahasiswa KKN IAINUBA (Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama' Bangil) yang ditempatkan di Pulokerto turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Mereka diutus menjadi panitia, mencerminkan kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat. "Alhamdulillah, dengan adanya kegiatan seperti ini, kami selaku mahasiswa KKN selalu siap berkontribusi menjadi bagian dari kegiatan-kegiatan kemasyarakatan," ungkap Zainul, salah seorang mahasiswa KKN.

Kegiatan Safari Ramadhan dimulai dengan pembagian sembako kepada masyarakat sekitar masjid, sebanyak 70 paket dibagikan. "Dengan adanya kegiatan berbagi kasih seperti ini, merupakan bentuk kepedulian warga Nahdlatul Ulama, dan semoga selalu bermanfaat bagi yang membutuhkan," ujar M. Saeri, salah seorang warga setempat.

Sekitar 200 orang hadir dalam kegiatan tersebut, memadati wilayah masjid, dan larut dalam hikmat pengajian ilmiah. Selain perwakilan PCNU Kabupaten Pasuruan, hadir pula perangkat desa, MWCNU Kraton, dan masyarakat setempat. 

Hj. Edi Sujianto, salah satu pengurus Nahdlatul Ulama' setempat menyampaikan, "Harapan saya, dengan adanya kegiatan seperti ini, dapat meningkatkan tali silaturahim, mempererat ukhuwah Islamiyyah, dan memperkuat komunikasi antara masyarakat Nahdlatul Ulama".

Secara keseluruhan, kegiatan Safari Ramadhan di Masjid tiban miftahussholihin berhasil menciptakan suasana yang penuh kebersamaan dan kepedulian sosial di bulan Ramadhan ini.



Comments

top tier

IAI NU Bangil Gelar KKN, 150 Mahasiswa Siap Mengabdi di Desa

Foto: Civitas kampus dan Mahasiswa KKN yang akan diberangkatkan. Bangil, 25 Februari 2025– IAINU Bangil kembali melaksanakan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Acara pembukaan KKN yang dihadiri oleh 150 mahasiswa ini dilaksanakan pada Selasa, 25 Februari 2025, di halaman kantor PC NU Bangil dan dibuka oleh Bu Yumna, salah satu civitas kampus. Acara yang dimulai pada pukul 09.00 WIB ini menyampaikan bahwa para mahasiswa akan dibagi ke dalam enam kelompok untuk melaksanakan KKN di beberapa desa yang telah ditentukan. Bu Yumna yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor III IAINU Bangil mengatakan, “Mahasiswa dibagi menjadi 6 kelompok, dengan setiap terdiri kelompok dari sekitar 17 hingga 20 mahasiswa. Harapannya, dengan pembagian kelompok ini, mereka dapat bersinergi dan mengembangkan kemampuan mereka di desa-desa yang menjadi lokasi pengabdian.” Kelompok-kelompok tersebut akan melaksanakan KKN di sejumlah desa, yaitu Pulokerto, Selotambak, dan ...

Jejak Kebersamaan KKN Kelompok 5 Desa Sebandung

Tim PJM yang telah menerima informasi tentang penutupan masa pengabdian KKN di Sebandung, segera mengirimkan satu tim untuk bergabung dengan kegiatan tersebut. Jaya, selaku peserta KKN, telah menghubungi kami jauh-jauh hari lewat pesan WhatsApp, "Senin besok, KKN di Sebandung akan melakukan penutupan. Monggo kalau pihak PJM berkenan bergabung untuk meliput dan mengirim beberapa anak yang ingin belajar membuat berita, bisa berangkat bareng sama IBANA yang akan mengisi pra-acara di kegiatan kami." Pada pukul 14.00, tim kami berangkat bersama IBANA dari base camp PMII KOMPANA. PJM mengirimkan 4 utusan, sementara IBANA berjumlah 6 orang. Perjalanan yang memakan waktu hampir setengah jam tidak mengurangi semangat kami untuk menghadiri pengajian umum dan gebyar Ramadhan yang sudah dinanti-nanti. Sesampainya di Sebandung, kami langsung disambut oleh Jaya, yang menjadi sie acara di acara tersebut. Kami diarahkan ke ruangan tempat mereka menginap untuk mempersiapkan diri. Balai Desa y...

MENGGALI POTENSI DESA DAYUREJO: DARI KOPI EXCELSA, SINERGI PEMUDA, HINGGA REVITALISASI BUDAYA

Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sebuah desa sering kali menjadi katalisator bagi pengembangan potensi lokal. Hal ini tercermin dari kiprah KKN Kelompok 5 di Desa Dayurejo. Nabil, selaku Koordinator Desa (Kordes), memaparkan bahwa program unggulan mereka berpusat pada pemanfaatan lahan serta pemberdayaan petani kopi di wilayah tersebut. Mengangkat Pamor Kopi Excelsa ke permukaan Fokus utama pengabdian KKN Kelompok 5 adalah mendongkrak potensi kopi lokal, khususnya jenis Excelsa yang kini tengah naik daun dan tumbuh subur di dataran Lereng Gunung Arjuna dan Gunung Ringgit. Mahasiswa KKN mengambil peran strategis sebagai fasilitator yang menjembatani petani desa dengan para penggiat kopi dan pemilik kafe di Malang. Melalui sinergi ini, petani dapat menjual green bean langsung ke pelaku usaha kopi yang nantinya akan menyangrai (memanggang) biji tersebut sesuai standar masing-masing. Di Dayurejo, perputaran ekonomi kopi digerakkan oleh tiga tengkulak utama yang memiliki ciri...