Skip to main content

Safari Ramadhan PCNU Bangil: Hadrah Ishari Menjadi Pembuka Kegiatan Tersebut










12 Maret 2025
, PCNU Bangil menggelar kegiatan Safari Ramadhan yang bertempat di Masjid Baitul Muttaqin, Kedung Banteng, Rembang Pasuruan. Kegiatan tersebut dimulai dengan penampilan Hadrah Ishari yang menjadi bagian dari Nahdlatul Ulama . Tim Ishari yang terdiri dari sekitar 6 orang pemukul terbang dan 20 orang roddad, guna menyambut masyarakat dengan lantunan sholawat yang menjadi pembuka acara.

Acara yang dilaksanakan setelah shalat tarawih ini, dimulai tepat pukul 20.00. Masyarakat setempat, bersama pengurus PCNU Bangil, Pagar Nusa, LDMNU, LTNU, Muslimat, dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya, berkumpul dalam satu wadah untuk mengikuti rangkaian kegiatan Safari Ramadhan ini. Meskipun hujan mengguyur kawasan sekitar, diperkirakan lebih dari 200 orang hadir dalam acara yang penuh kebersamaan ini.

Fendi, salah satu warga sekitar, mengungkapkan, "Ishari adalah kesenian NU, dan pra-acara dengan lantunan sholawat Ishari dari Kedung Banteng ini menambah esensi Ke-NU-an acara ini." Sholawat Ishari yang dilantunkan oleh tim Ishari menjadi bagian penting dalam rangkaian acara untuk menunggu kehadiran para sesepuh yang akan ikut hadir dalam kegiatan tersebut.

Rangkaian acara yang telah dirancang oleh panitia ini bertujuan untuk mengukuhkan nilai-nilai Ke-NU-an, dengan menampilkan berbagai kegiatan yang dapat menginspirasi masyarakat. Lantunan sholawat yang dibawakan oleh tim Ishari pun menjadi bagian inti dalam menciptakan suasana yang khusyuk dan penuh makna dalam acara ini.

Pembacaan Mahallul Qiyam, yang menjadi penanda bahwa setiap yang dilantunkan dalam kegiatan ini menghadirkan kekhusyukan. Dengan berakhirnya sholawat yang dilantunkan tim ishari tersebut, semoga masyarakat merasa mendapatkan keberkahan dan kedamaian selama kegiatan Safari Ramadhan yang penuh barokah ini.

Comments

top tier

IAI NU Bangil Gelar KKN, 150 Mahasiswa Siap Mengabdi di Desa

Foto: Civitas kampus dan Mahasiswa KKN yang akan diberangkatkan. Bangil, 25 Februari 2025– IAINU Bangil kembali melaksanakan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Acara pembukaan KKN yang dihadiri oleh 150 mahasiswa ini dilaksanakan pada Selasa, 25 Februari 2025, di halaman kantor PC NU Bangil dan dibuka oleh Bu Yumna, salah satu civitas kampus. Acara yang dimulai pada pukul 09.00 WIB ini menyampaikan bahwa para mahasiswa akan dibagi ke dalam enam kelompok untuk melaksanakan KKN di beberapa desa yang telah ditentukan. Bu Yumna yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor III IAINU Bangil mengatakan, “Mahasiswa dibagi menjadi 6 kelompok, dengan setiap terdiri kelompok dari sekitar 17 hingga 20 mahasiswa. Harapannya, dengan pembagian kelompok ini, mereka dapat bersinergi dan mengembangkan kemampuan mereka di desa-desa yang menjadi lokasi pengabdian.” Kelompok-kelompok tersebut akan melaksanakan KKN di sejumlah desa, yaitu Pulokerto, Selotambak, dan ...

Jejak Kebersamaan KKN Kelompok 5 Desa Sebandung

Tim PJM yang telah menerima informasi tentang penutupan masa pengabdian KKN di Sebandung, segera mengirimkan satu tim untuk bergabung dengan kegiatan tersebut. Jaya, selaku peserta KKN, telah menghubungi kami jauh-jauh hari lewat pesan WhatsApp, "Senin besok, KKN di Sebandung akan melakukan penutupan. Monggo kalau pihak PJM berkenan bergabung untuk meliput dan mengirim beberapa anak yang ingin belajar membuat berita, bisa berangkat bareng sama IBANA yang akan mengisi pra-acara di kegiatan kami." Pada pukul 14.00, tim kami berangkat bersama IBANA dari base camp PMII KOMPANA. PJM mengirimkan 4 utusan, sementara IBANA berjumlah 6 orang. Perjalanan yang memakan waktu hampir setengah jam tidak mengurangi semangat kami untuk menghadiri pengajian umum dan gebyar Ramadhan yang sudah dinanti-nanti. Sesampainya di Sebandung, kami langsung disambut oleh Jaya, yang menjadi sie acara di acara tersebut. Kami diarahkan ke ruangan tempat mereka menginap untuk mempersiapkan diri. Balai Desa y...

MENGGALI POTENSI DESA DAYUREJO: DARI KOPI EXCELSA, SINERGI PEMUDA, HINGGA REVITALISASI BUDAYA

Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sebuah desa sering kali menjadi katalisator bagi pengembangan potensi lokal. Hal ini tercermin dari kiprah KKN Kelompok 5 di Desa Dayurejo. Nabil, selaku Koordinator Desa (Kordes), memaparkan bahwa program unggulan mereka berpusat pada pemanfaatan lahan serta pemberdayaan petani kopi di wilayah tersebut. Mengangkat Pamor Kopi Excelsa ke permukaan Fokus utama pengabdian KKN Kelompok 5 adalah mendongkrak potensi kopi lokal, khususnya jenis Excelsa yang kini tengah naik daun dan tumbuh subur di dataran Lereng Gunung Arjuna dan Gunung Ringgit. Mahasiswa KKN mengambil peran strategis sebagai fasilitator yang menjembatani petani desa dengan para penggiat kopi dan pemilik kafe di Malang. Melalui sinergi ini, petani dapat menjual green bean langsung ke pelaku usaha kopi yang nantinya akan menyangrai (memanggang) biji tersebut sesuai standar masing-masing. Di Dayurejo, perputaran ekonomi kopi digerakkan oleh tiga tengkulak utama yang memiliki ciri...