Skip to main content

Kelompok 1 KKN IAI NU Bangil Siap Meninggalkan Perubahan

"The World Through Islamic Moderation Based Community Service Programs" merupakan salah satu tema yang di angkat oleh kelompok 1 kkn 2025 Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama' Bangil. Selasa, (4/03/2025) pukul 00:00 WIB. Tepatnya di desa Pulokerto, Kec. Kraton, Kab. Pasuruan." Sebelum kelompok 1 kkn kelompok 1 terlebih dulu melakukan rapat dan survey lokasi kkn guna menindak lanjuti proker yang akan kelompok 1 gunakan. Di kelompok 1 terdapat 16 anak (3 laki-laki dan 13 perempuan)". Kata Ahmad Afandi yang akrab di panggil Afandi selaku ketua kkn kelompok 1.

Sebelum kegiatan yang ada di proposal dilaksanakan, Kelompok 1 terlebih dahulu melakukan sowan (silaturahmi) kepada orang-orang terkemuka di desa Pulokerto ini, seperti pak Lurah, pak Carik, ibu-ibu Posyandu, ibu-ibu PKK, dan Ketua Badan Pengawas Desa. Untuk menindak lanjuti proker-proker yang akan di laksanakan, "Seperti halnya Posyandu".

Bu Maya selaku Penanggung Jawab Posyandu mengatakan "bahwa di desa ini masih kekurangan tenaga dan ada sedikit kendala di karenakan alat-alat posyandu yang rusak".

"Desa ini di nilai agamanya kuat karna di himpit oleh dua pondok besar", Ucap Pak Masdar selaku ketua Badan Pengawas Desa.

"Kelompok 1 melakukan sosialisasi ke sekolah dasar mengenai bahaya narkoba guna menjaga bibit-bibit yang ada disana", Imbuh Afandi.

Kata Zainul, salah satu mahasiswa kkn "Kelompok 1 memiliki beberapa proker seperti senam, bimbingan belajar, pelatihan bucket, pelatihan komputer, pelatihan digital marketing dan nuzulul qur'an".

Setelah proker-proker dari kelompok 1 di lakukan, sejauh ini proker yang paling menonjol adalah pelatihan bucket, di karenakan banyaknya partisipasi dari warga sekitar dan membuahkan hasil.

Harapan kelompok 1 setelah melakukan kkn yakni ingin meninggalkan sedikit perubahan untuk desa ini.

Disini kelompok 1 ingin mengembangkan bibit-bibit desa dalam hal mengelolah umkm, karena sda yang di miliki desa ini sangat banyak. Dan Kelompok 1 ingin mengembangkan label-label produk dari desa pulokerto ini. Agar dapat menyesuaikan dengan pasar online di era digital ini.




Comments

top tier

IAI NU Bangil Gelar KKN, 150 Mahasiswa Siap Mengabdi di Desa

Foto: Civitas kampus dan Mahasiswa KKN yang akan diberangkatkan. Bangil, 25 Februari 2025– IAINU Bangil kembali melaksanakan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Acara pembukaan KKN yang dihadiri oleh 150 mahasiswa ini dilaksanakan pada Selasa, 25 Februari 2025, di halaman kantor PC NU Bangil dan dibuka oleh Bu Yumna, salah satu civitas kampus. Acara yang dimulai pada pukul 09.00 WIB ini menyampaikan bahwa para mahasiswa akan dibagi ke dalam enam kelompok untuk melaksanakan KKN di beberapa desa yang telah ditentukan. Bu Yumna yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor III IAINU Bangil mengatakan, “Mahasiswa dibagi menjadi 6 kelompok, dengan setiap terdiri kelompok dari sekitar 17 hingga 20 mahasiswa. Harapannya, dengan pembagian kelompok ini, mereka dapat bersinergi dan mengembangkan kemampuan mereka di desa-desa yang menjadi lokasi pengabdian.” Kelompok-kelompok tersebut akan melaksanakan KKN di sejumlah desa, yaitu Pulokerto, Selotambak, dan ...

Jejak Kebersamaan KKN Kelompok 5 Desa Sebandung

Tim PJM yang telah menerima informasi tentang penutupan masa pengabdian KKN di Sebandung, segera mengirimkan satu tim untuk bergabung dengan kegiatan tersebut. Jaya, selaku peserta KKN, telah menghubungi kami jauh-jauh hari lewat pesan WhatsApp, "Senin besok, KKN di Sebandung akan melakukan penutupan. Monggo kalau pihak PJM berkenan bergabung untuk meliput dan mengirim beberapa anak yang ingin belajar membuat berita, bisa berangkat bareng sama IBANA yang akan mengisi pra-acara di kegiatan kami." Pada pukul 14.00, tim kami berangkat bersama IBANA dari base camp PMII KOMPANA. PJM mengirimkan 4 utusan, sementara IBANA berjumlah 6 orang. Perjalanan yang memakan waktu hampir setengah jam tidak mengurangi semangat kami untuk menghadiri pengajian umum dan gebyar Ramadhan yang sudah dinanti-nanti. Sesampainya di Sebandung, kami langsung disambut oleh Jaya, yang menjadi sie acara di acara tersebut. Kami diarahkan ke ruangan tempat mereka menginap untuk mempersiapkan diri. Balai Desa y...

MENGGALI POTENSI DESA DAYUREJO: DARI KOPI EXCELSA, SINERGI PEMUDA, HINGGA REVITALISASI BUDAYA

Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sebuah desa sering kali menjadi katalisator bagi pengembangan potensi lokal. Hal ini tercermin dari kiprah KKN Kelompok 5 di Desa Dayurejo. Nabil, selaku Koordinator Desa (Kordes), memaparkan bahwa program unggulan mereka berpusat pada pemanfaatan lahan serta pemberdayaan petani kopi di wilayah tersebut. Mengangkat Pamor Kopi Excelsa ke permukaan Fokus utama pengabdian KKN Kelompok 5 adalah mendongkrak potensi kopi lokal, khususnya jenis Excelsa yang kini tengah naik daun dan tumbuh subur di dataran Lereng Gunung Arjuna dan Gunung Ringgit. Mahasiswa KKN mengambil peran strategis sebagai fasilitator yang menjembatani petani desa dengan para penggiat kopi dan pemilik kafe di Malang. Melalui sinergi ini, petani dapat menjual green bean langsung ke pelaku usaha kopi yang nantinya akan menyangrai (memanggang) biji tersebut sesuai standar masing-masing. Di Dayurejo, perputaran ekonomi kopi digerakkan oleh tiga tengkulak utama yang memiliki ciri...